Kadang-kadang, kalau dipikir-pikir, mengapa selalu saja ada orang yang berusaha untuk melakukan tindakan korupsi? Padahal, mereka sudah tahu bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan tidak terpuji, melanggar hukum, dan menyengsarakan orang lain. Ada begitu banyak hal tidak masuk akal yang kadang kadang membuat kita geleng-geleng kepala mengingat para koruptor juga rata-rata merupakan orang-orang yang memiliki apapun yang mereka butuhkan mulai dari uang, jabatan, dan lain-lain.
Kadang-kadang kita merasa heran mengapa orang-orang yang kaya, yang sudah memiliki harta berlimpah begitu mudahnya melakukan tindak korupsi yang merugikan diri sendiri, orang lain, serta negara?
Jika Anda memiliki pertanyaan-pertanyaan yang kurang lebih sama seperti apa yang saya tanyakan? Mungkin beberapa jawaban berikut ini adalah alasan mengapa banyak orang yang masih melakukan tindakan korupsi.
1. Alasan yang pertama adalah karena kemiskinan dan kesempatan
Dahulu, ketika pegawai negeri maupun swasta masih digaji sangat rendah, korupsi merajalela dimana-mana. Hal tersebut mungkin masih bisa dimaklumi walaupun tentu saja perbuatan tersebut adalah perbuatan yang melanggar hukum. Faktor kebutuhan adalah yang mendorong mengapa banyak orang melakukan tindak korupsi. Namun saat ini, rasanya hal tersebut tidak lagi masuk akal mengingat pegawai negeri maupun karyawan swasta rata-rata sudah memiliki gaji yang mencukupi kecuali mereka memiliki gaya hidup mewah dan konsumtif.
Dahulu, ketika pegawai negeri maupun swasta masih digaji sangat rendah, korupsi merajalela dimana-mana. Hal tersebut mungkin masih bisa dimaklumi walaupun tentu saja perbuatan tersebut adalah perbuatan yang melanggar hukum. Faktor kebutuhan adalah yang mendorong mengapa banyak orang melakukan tindak korupsi. Namun saat ini, rasanya hal tersebut tidak lagi masuk akal mengingat pegawai negeri maupun karyawan swasta rata-rata sudah memiliki gaji yang mencukupi kecuali mereka memiliki gaya hidup mewah dan konsumtif.
Yang tersisa, selain alasan karena kemiskinan adalah karena adanya kesempatan. Seseorang sudah pasti tidak akan bisa korupsi kecuali ada kesempatan. Dan salah satu penyebab kesempatan tersebut masih terbuka lebar adalah karena peraturan di negara ini yang belum sepenuhnya transparan, atau karena kontrol yang tidak tetap.
2. Karena keserakahan dan ketidakjujuran
Setali tiga uang dengan point sebelumnya, penyebab orang melakukan tindak korupsi adalah karena sifat serakah dan tidak adanya kejujuran di dalam setiap tindakan mereka.
Setali tiga uang dengan point sebelumnya, penyebab orang melakukan tindak korupsi adalah karena sifat serakah dan tidak adanya kejujuran di dalam setiap tindakan mereka.
Bahkan orang-orang yang kaya yang telah saya sebutkan sebelumnya, yang telah memiliki segala apapun yang mereka butuhkan kadang-kadang juga bisa bertindak di luar akal sehat yaitu dengan korupsi. Salah satu alasannya sudah pasti adalah karena faktor keserakahan.
Apabila sifat serakah disandingkan dengan sifat tidak jujur, yang terjadi adalah korupsi. Tentu saja kedua sifat ini bisa diobati salah satunya adalah dengan menguatkan iman dan taqwa serta dengan rajin beribadah.
3. Karena kepemimpinan yang buruk
Kepemimpinan yang buruk seperti yang dicontohkan oleh beberapa wakil rakyat yang korup atau kepala atasan di perusahaan-perusahaan tempat kita bekerja yang tidak tahu bagaimana caranya mencegah dan mengatasi tindak korupsi adalah penyebab mengapa banyak korupsi merajalela di bawah hidungnya.
Kepemimpinan yang buruk seperti yang dicontohkan oleh beberapa wakil rakyat yang korup atau kepala atasan di perusahaan-perusahaan tempat kita bekerja yang tidak tahu bagaimana caranya mencegah dan mengatasi tindak korupsi adalah penyebab mengapa banyak korupsi merajalela di bawah hidungnya.
Selain itu, kadang-kadang, karena pegawai-pegawai senior banyak yang korupsi sehingga budaya buruk tersebut akhirnya menular ke para junior atau karyawan-karyawan baru. Sehingga, kegiatan korupsi berjamaah tersebut semakin sulit untuk diberantas.
4. Karena kurangnya standar etika atau kode etik
Hilangnya sifat profesionalitas adalah alasan lain mengapa banyak orang yang bertindak melakukan korupsi karena merasa tidak perlu mendedikasikan setiap usahanya untuk kebaikan orang lain. Selain itu, standar etika yang rendah juga menyebabkan tindakan korupsi dengan integritas semakin menjadi-jadi.
Hilangnya sifat profesionalitas adalah alasan lain mengapa banyak orang yang bertindak melakukan korupsi karena merasa tidak perlu mendedikasikan setiap usahanya untuk kebaikan orang lain. Selain itu, standar etika yang rendah juga menyebabkan tindakan korupsi dengan integritas semakin menjadi-jadi.
Salah satu yang bisa menanggulangi korupsi karena standar etika atau kode etik yang rendah adalah dengan mengubah mindset atau mental mereka.
5. Keyakinan bahwa mereka tidak akan tertangkap
Ini adalah faktor lain atau alasan lain mengapa banyak orang berusaha untuk melakukan tindak korupsi. Karena mereka yakin mereka tidak akan tertangkap atau tidak akan dihukum, atau paling tidak hukumannya tidak terlalu berat. Alasan tersebut membuat banyak orang tidak jera melakukan tindakan korupsi.
Ini adalah faktor lain atau alasan lain mengapa banyak orang berusaha untuk melakukan tindak korupsi. Karena mereka yakin mereka tidak akan tertangkap atau tidak akan dihukum, atau paling tidak hukumannya tidak terlalu berat. Alasan tersebut membuat banyak orang tidak jera melakukan tindakan korupsi.
Berbagai alasan mengapa banyak orang melakukan tindak korupsi di atas semoga saja bisa membantu dan membuka mata kita untuk terus mawas diri dan mengawasi lingkungan tempat bekerja agar bebas dari tindakan korupsi.
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Hari Anti Korupsi Internasional yang diselenggarakan KPK dan Blogger Bertuah Pekanbaru.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar